Dalam upaya menjaring wisatawan berkunjung ke pulau lombok, Pemerintah daerah Nusa Tenggara Barat mencanangkan program Visit Lombok 2012. Untuk mendukung program tersebut, tepat pada tanggal 20 Oktober 2011, presiden SBY telah meresmikan Bandara Internasional Lombok, yang konon membutuhkan waktu 10 tahun untuk dapat merealisasikan bandara tersebut. Peresmian bandara ini terkesan sangat dipaksakan, karena kalau melihat kelengkapan bandara dan insfrastruktur pendukung yang masih jauh dari sempurna.
Permasalahan yang lebih besar adalan kesiapan masyarakat sekitar untuk dapat menerima kehadiran bandara tersebut sebagai pintu masuk wisatawan mancanegara maupun nusantara. Apabila kita melihat kondisi bandara saat ini, terlihat banyak masyarakat bergerombol dan duduk-duduk di pelataran sekitar kawasan bandara. Begitu juga di samping pagar yang membatasi landasan, terlihat begitu banyak masyarakat yang menyaksikan pesawat-pesawat yang datang dan berangkat, seolah-olah tengah menonton sebuah konser musik dangdut. Hal ini diperburuk dengan hadirnya para pedagang asongan, suasananya tidak jauh berbeda dengan terminal bus antar kota.
Bandara Internasional Lombok berubah menjadi lokasi piknik yang banyak dikunjungi oleh oleh masyarakat setempat, mulai anak-anak sampai orang tua, dengan berkendaraan sepeda motor dan mobil terbuka dan membawa serta makanan dan minuman. Pertanyaannya sampai kapan hal ini berlangsung ?
Beranjak dari Bandara menuju kota Mataram dengan waktu tempuh kurang lebih 1 jam, melalui jalan yang masih dalam proses pekerjaan dan belum didukung lampu penerangan yang memadai. Ketika kita memasuki kota Mataram banyak ditemui Cidomo (delman) yang merupakan kendaraan khas kota Mataram dan sekitarnya. Namun sangat disayangkan Cidomo ini tidak dilengkapai penampung kotoran kuda, sehingga disepanjang jalan banyak ditemui bekas-bekas kotoran kuda.
Obyek Wisata

Lombok mempunyai potensi wisata alam yang tidak kalah dengan Bali, salah satu lokasi pantai yang banyak dikunjungi oleh turis mancanegara adalah Pantai Kuta Lombok. Dengan jarak sekitar 30 km dari bandara Internasional Lombok, dapat ditempuh kurang lebih 45 menit. Disini terdapat berbagai pilihan penginapan, mulai dari hotel kecil sampai hotel bintang 5. Kesan pertama disaat mengunjungi pantai kuta adalah serbuan para pedangang asongan yang setengah memaksa menjajakan berbagai souvenir, kaos, sarung, songket dll. Hal ini sangat mengganggu para pengunjung yang ingin menikmati indahnya pantai yang berpasir putih, sehingga banyak pengunjung yang tidak betah dan ingin segera beranjak dari tempat tersebut.

Senggigi merupakan obyek wisata yang sangat terkenal di Lombok, yang hanya memerlukan waktu kurang lebih 30 menit dari pusat kota Mataram. Layaknya tempat wisata di Bali, Senggigi sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas hotel, restoran, tempat-tempat hiburan dan paket-paket tour banyak ditawarkan, baik untuk sekedar tour ke pulau-pulau sekitar, maupun diving, snorkeling dll. Suasana disini jauh lebih baik dari pada di Pantai Kuta Lombok, karena masyarakat setempat sudah terbiasa dengan kedatangan para turis asing maupun lokal, mereka berlaku lebih sopan dan ramah.
Menurut informasi pengemudi travel, saat ini pengunjung ke Senggigi agak berkurang, mungkin karena Bandara yang baru ini berjarak cukup jauh dari Senggigi, sehingga banyak wisatawan yang datang langsung menuju Kuta.

Objek Wisata yang tidak kalah menarik adalah Gili Islands, yang terdiri dari : Gili Trawawangan, Gili Air dan Gili Meno. Gili berasal dari bahasa daerah yang berarti pulau. Untuk menuju kesini membutuhkan waktu sekitar 30 menit dengan menggunakan speed boat. Mayoritas pengunjung Gili Islands adalah turis asing, yang senang melaksanakan aktivitas diving, snorkeling dll.
Hal yang sangat menarik apabila berkunjung ke Gili Islands adalah tidak akan ditemui adanya kendaraan bermesin. Untuk berjalan-jalan diseputar pulau hanya tersedia Cidomo dan Sepeda.
Masih banyak potensi wisata yang dimiliki Lombok, Nusa Tenggara Barat, baik alam, seni, budaya dan minat khusus, namun perlu perhatian, kerja keras dan keseriusan pemerintah daerah setempat untuk membenahi permasalahan yang ada. Apalagi Visit Lombok 2012 tinggal menghitung hari. Semoga saja Visit Lombok 2012 dapat berjalan dengan lancar dan sukses.






Recent Comments